PENINGKATAN KETERSEDIAAN DAN SERAPAN FOSFAT TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) DI TANAH SULFAT MASAM MELALUI PELINDIAN DAN PEMBERIAN BAHAN ORGANIK, P SERTA Ca

Agusalim Masulili

Sari


Pada tanah sulfat masam, sulfat dan besi merupakan karakteristik  penting yang  menjadi  penentu  produktifltas  tanah  tersebut.    Tahap  awal  pengembangan tanah ini untuk pertanian adalah reklamasi.   Reklamasi tanah sulfat masam menyebabkan  terjadinya  peningkatan  proses  oksidasi  dan  reduksi  yang  intensif. Pada saat drainase,  senyawa  pirit teroksidasi  menghasilkan  senyawa besi feri dan asam   sulfat   yang   menyebabkan   kemasaman   tanah   meningkat.      Pada   saat tergenang,  besi  dan  sulfat  tereduksi  menjadi  besi  ferro  dan  sulfida.     Kelarutan senyawa-senyawa    ini   merupkan   kendala   penting   yang   harus   diatasi   dalam pengelolaan tanah sulfat masam.

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peranan pelindian dengan pemberian bahan organik,  P dan Ca terhadap  perubahan  beberapa  sifat tanah  sulfat  masam dan pengaruhnya  terhadap  pertumbuhan  tanaman  padi. Hasil penelitian menunjukkan pelindian air payau dengan pemberian pupuk kandang 10 ton.ha-1 + dolomit 1x Aldd + SP-36 50 kg.ha-1 memberikan pengaruh terbaik terhadap perbaikan beberapa sifat tanah sulfat masam (peningkatan  pH, ketersediaan  P dan penurunan Al, Fe), pertumbuhan tanaman padi (peningkatan tinggi tanaman, jumlah anakan dan volume akar) dan serapan P tanaman padi.

Untuk pengembangan tanaman padi pada tanah sulfat masam, pemanfaatan air payau sebagai pelindi tanah dan dibarengi dengan pemberian  pupuk kandang, pengapuran  (Ca)  dan  pemupukan  P (SP-36),  dapat dijadikan  alternatif  perbaikan sifat tanah untuk mendukung pertumbuhan dan hasil padi.

 

Kata kunci : Tanah sulfat masam, pelindian, serapan fosfat dan pertumbuhan padi


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.